Blog Dasar Laptop

Panduan Ringkas Belajar Desain Grafis

Laptop / Panduan

Jangan Buang Uangmu Sia-Sia! Ini 3 Panduan Membeli Laptop Untuk Pemula

panduan membeli laptop pemula

 

Saya menulis panduan ini gara-garanya saya sering dimintai saran untuk membeli laptop.

Baik dari saudara, maupun teman-teman saya. Bahkan sama saudara saya, dia ngajak saya buat beli laptop.

 

Bagi sebagian orang mungkin sudah paham bagaimana cara memilih laptop untuk dibeli, tapi tidak sedikit juga yang kurang paham.

 

Saya ceritakan saja pengalaman saya dulu (tahun 2012) waktu beli laptop pertama kalinya.

Saya waktu itu hanya berpedoman pada harga murah! Saya tidak tahu apa yang mestinya jadi pertimbangan, pokoknya murah.

 

Waktu itu saya beli laptop 11 inch dengan harga sekitar 2 jutaan. (tidak perlu saya sebut merk)

 

…Dan apa yang terjadi?

 

Hanya dalam waktu 1 tahun, laptop saya sudah tidak layak untuk saya gunakan.

Lemotnya melatih kesabaran, sering hang, dan parahnya baterainya sudah tidak bisa dipakai!

 

Alhasil, saya jual itu laptop dan saya beli baru. Semenjak itulah saya sangat berhati-hati untuk memilih laptop.

 

Halah, kan murah, gak ada ruginya kan kalau cepat rusak?

 

Semurah-murahnya, itu uang carinya susah, belum lagi waktu dan tenaga yang saya keluarkan untuk membeli, tanya sana sini, berlatih kesabaran (karena lemot dsb), hingga harus merogoh kocek lagi, padahal rencana dipakai untuk 3 tahunan.

 

Maka dari itu, disini saya ingin berbagi untuk para pembaca yang masih awam tentang cara memilih laptop yang baik agar tidak mengalami hal yang dulu pernah saya alami.

 

Oke, sekarang kita masuk ke pembahasan…

 

Ada 3 tahap yang perlu dilalui menurut saya sebelum bisa mendapatkan laptop yang kamu inginkan.

  1. Tahap menentukan apa yang dicari
  2. Tahap mencari barangnya
  3. Tahap pembelian

 

 

# Tahap Menentukan Apa yang Dicari

Kesalahan saya dulu adalah saya tidak benar-benar memahami apa yang saya ingin cari, saya buta mata dengan harga murah.

 

Padahal, tidak sulit sebenarnya untuk menentukan laptop seperti apa yang kita cari.

Ini adalah bagian terpenting dari proses pembelian laptop.

Jangan sampai buta mata seperti saya.

 

1. Butuh laptop untuk apa

Hal pertama yang perlu dipahami adalah kamu butuh laptop untuk apa?

Beda kebutuhan, beda laptopnya.

 

Ada 3 besaran menurut saya.

Pertama sekedar untuk mengetik, membuat presentasi, browsing, mencetak dokumen, dan pekerjaan kantoran maupun perkuliahan lainnya.

Kedua, sama halnya dengan yang pertama, hanya saja ditambah dengan kebutuhan terhadap multimedia yang agak besar seperti membuat desain grafis, membuat video atau animasi. Dan ketiga, adalah gamers (untuk selanjutnya saya tidak fokus pada tipe ini karena keterbatasan pengalaman).

 

Saya sendiri adalah tipe yang kedua. Selain butuh untuk mengetik dan seterusnya itu, saya juga butuh untuk membuat desain grafis seperti membuat desain poster, desain brosur, desain kaos, desain kalender, dan masih banyak lainnya.

 

Laptop yang saya beli dulu itu tidak mumpuni untuk saya ajak kerjasama mendesain, alhasil dia ngambek tidak berjalan sama sekali.

 

Maka dari itu, tentukan dulu kebutuhanmu untuk apa. Kebanyakan teman-teman saya dan mungkin banyak orang diluar sana juga adalah tipe yang pertama.

 

2. Tentukan spesifikasi yang sesuai kebutuhan

…Oke saya anggap kamu sudah menentukan kebutuhanmu terhadap laptop.

Tahap selanjutnya adalah kita menentukan spesifikasi laptopnya.

 

Ada beberapa hal yang perlu dicermati.

 

a. Ukuran layar

Kamu gak usah bingung dengan istilah laptop, notebook, netbook. Yang membedakan hanya ukuran layarnya, yang terpenting kamu tau butuhnya berapa inchi.

Dan pun pembahasaan-nya sudah banyak mengalami perkembangan.

Kalau mau tahu diskusinya panjang dan lebar, bisa baca bedanya laptop, notebook, dan netbook.

 

Ada banyak ukuran laptop, mulai dari 10,1 inch, 11,6 inch, 12 inch, 12,5 inch, 13,3 inch, 14 inch, 15,4 inch, 15,6 inch dan seterusnya.

Ukuran layar diukur dengan garis diagonalnya. Dan 1 inch = 2,54 cm. Kalau 14 inch = 35,56 cm.

 

mengukur layar laptop

 

Konsekuensi dari perbedaan ukuran layar tersebut adalah :

  1. Untuk yang layarnya dari 13 inch sampai ke bawah, itu tidak ada CD/DVD roomnya. Artinya kamu tidak bisa memasukkan kaset CD/DVD kedalamnya. Hal lainnya adalah tampilan layar akan terbatas.
  2. Untuk yang layarnya diatas 13 inch, konsekuensinya adalah bawaanmu akan jadi agak berat dan butuh ruang yang lebih besar untuk menyimpannya.

 

Kalau menurut saya, ukuran layar berapapun tidak masalah, selama memang nyaman.

Laptop saya ukuran 12 inch, sudah cukup leluasa untuk mengetik, menonton film, browsing. Untuk mendesain pun juga cukup leluasa. Tapi saya berencana untuk beli laptop lagi dengan ukuran 14 inch karena butuh buka banyak dokumen dalam satu layar.

 

Nah itu, jadi kamu tentukan sendiri mana ukuran layar yang paling sesuai untuk kamu. Kalau saran saya, lebih baik yang 13 inch keatas, 14 inch sudah cukup (untuk kebutuhan apapun).

 

b. Model atau bentuknya

Jaman sekarang sudah banyak bermunculan bentuk laptop. Mulai dari yang biasa saja seperti yang selama ini kita lihat, sampai yang bisa dibongkar pasang, ditekuk-tekuk, dan seterusnya. Fitur touchscreen pun sudah banyak diselipkan.

 

Lalu, pilih yang mana?

Kalau kebutuhannya biasa saja, ya pilih yang biasa saja. Tapi beda lagi kalau kamu orang super sibuk dan punya mobilitas tinggi. Maka mungkin butuh laptop yang bisa dibongkar pasang, yang bisa jadi tablet, dan bisa jadi laptop.

 

c. Memori RAM

Sekali lagi, kamu gak perlu bingung dengan komponen laptop, seperti RAM.

Gampangnya, RAM itu untuk menampung segala aktifitas yang terjadi di laptopmu.

 

Semakin banyak kamu melakukan aktifitas (buka browser, membuat presentasi, mainkan musik, lihat video) dan semakin kecil kapasitas RAM laptop kamu, maka dijamin laptopmu jadi panas dan hang.

 

Berapa kapasitas yang ideal?

Menurut saya, kapasitas RAM 2 GB sudah cukup untuk menjalankan berbagai aktifitas di laptop.

Kalau mau yang lebih? Misal 4 GB, 6 GB, 8 GB, boleh-boleh aja selama kantong gak sesak nafas.

 

d. Kapasitas Harddisk

Apa pula itu harddisk? Hehe

Yang buat nyimpen-nyimpen file itu lho. Tempat dimana semua file kerjaan kantormu, kuliahmu, musikmu, videomu, gambarmu dan apapun itu disimpan.

Ada banyak kapasitasnya, ada yang 320 GB, ada yang 500 GB (kayak punya saya), ada yang 1 TB, bahkan 2 TB.

Terus, mending yang berapa?

 

Terserah, tapi saran saya minimal 320 GB (kalau punya saya sih 500 GB). Karena untuk menyimpan file-file system aja butuh hampir 100 GB (jika memang banyak software yang dipasang di laptop).

 

Sisanya cukuplah untuk nyimpan file-file kamu.

Misal aja nih 1 film ukuran filenya 1 GB, berarti bisa nampung sekitar 200-an film!

 

e. Jenis Processor

Processor ya bukan professor.. hahahaa

Processor itu ibarat otak dalam diri manusia. Dia yang salah satunya menentukan kecepatan pemrosesan data.

 

Pasti sering kan ya denger “ini laptop lemot banget ya?”.

Nah salah satunya dipengaruhi oleh kecepatan processornya. Ibarat anak balita kalau disuruh ngirim email, mungkin setelah 15 tahun baru nyampe.

Karena anaknya udah gede umur segitu, baru bisa ngirim email dia.. hahahahaaa

 

Di dunia ini banyak jenisnya, ada Intel, ada AMD, dan masih banyak lainnya. Intel itu masih banyak lagi jenisnya, ada Core i3, Core i5, Core i7 dan lainnya. AMD juga gitu, lainnya juga gitu.

 

Terus, pilih mana? Terserah. Kebanyakan sekarang laptop sudah banyak yang mengadopsi processor yang canggih, sehingga jangan pusing dengan ini.

 

Karena bagaimanapun, keputusan kita menentukan milih laptop apa gak hanya dari processor.

 

f. OS (Operating System)

Tau Windows 7? Windows 8? Windows 8.1? Windows 10? Linux? Dan banyak lainnya.

 

Itu adalah OS. Singkat saja, dari segi pengoperasian yang familiar, menurut saya lebih baik pilih Windows. Tapi kalau mau coba Linux atau yang lain, silahkan saja.

 

g. Kapasitas Baterai

Untuk baterai, saya sarankan pilih yang 6 cell. Ada sih yang 3 cell.

 

Itu berkaitan dengan lama waktu bertahan laptop tersebut sebelum di charge ulang.

Kalau misal baterai 3 cell cuma bisa sampai 3 jam, maka yang 6 cell bisa lebih tahan lama.

 

h. Konektivitas

Apa lagi itu konektivitas?

Ini berkaitan dengan koneksi (iya lah, namanya juga konektivitas).

 

Bagaimana agar laptopmu bisa konek dengan berbagai perangkat yang lain, misal handphone, printer, LCD Proyector, flashdisk, headset, kabel LAN, dsb.

 

Kebanyakan saat ini laptop yang beredar sudah komplit dukungannya terhadap konektivitas.

Jadi gak usah bingung dengan aspek ini.

 

i. Warna

Warna? Apa pentingnya?

Beda-beda sih, ada yang bilang penting, ada juga yang nggak.

 

Menurut saya pribadi sih, warna berkaitan dengan identitas (ceilehh)…

 

Selain itu juga berkaitan dengan kemudahan perawatan kebersihan.

Gak kebayang kan gimana jadinya kalau kamu orangnya suka kotor, terus laptopmu warna putih?

 

 

3. Memilih Penyedia Produk

Setelah menentukan kebutuhan dan juga menentukan spesifikasi laptopnya, maka selanjutnya adalah memilih penyedia produknya.

 

Ada banyak penyedia produk laptop, dari yang murah sampai yang super mahal. Dari yang biasa aja sampai yang luar biasa.

 

Disini saya sampaikan 3 hal utama yang perlu diperhatikan.

 

a. Pilih merk yang teruji kualitasnya

Bicara soal merk, ada cukup banyak merk laptop yang beredar di pasaran. Bisa cek sendiri di google.

Jujur saja, dalam hal ini saya tidak berani menilai mana merk-merk yang bagus. Hal itu sangat sensitif.. hehe

 

Tapi yang pasti, saya menyarankan pilihlah merk-merk global yang banyak dipilih oleh orang-orang di dunia.

Nih buat lebih meyakinkan. Ada riset dari Laptopmag, yang melakukan riset terhadap merk-merk laptop global di dunia berdasarkan beberapa aspek, yang memunculkan peringkat merk ternama.

 

best-worst_ltp_brands_2016_full-scorecard_v2-5

Selengkapnya bisa membaca tentang riset ranking merk laptop ternama.

 

Laptop saya ada di urutan 3 nih…

Gak salah pilih, bisa bertahan sampai 3 tahunan laptop saya.

 

b. Cari yang menyediakan garansi pasti

Kalau masalah garansi, saya tidak pernah bermasalah dengan hal ini. Karena memang laptop saya tidak pernah ada masalah serius.. hehe

Berkaitan dengan garansi relatif juga sih menentukannya, yang jaminan garansi terbaiknya yang mana. Karena kalau kita browsing terkait klaim garansi, ya ada yag bilang si A bagus, ada juga yang bilang jelek.

 

Tapi yang pasti, selama memang kita beli produk asli (dan dari merk ternama tadi), bukan dari penjual gak jelas, garansi pasti aman kok.

Rata-rata sih garansi produk-produk elektronik itu 1 tahun, ada juga yang 2 tahun.

 

c. Pilih yang mudah dijangkau service centernya

ini juga menurut saya selama merk yang dipilih itu sudah terkenal pasti banyak cabangnya atau gerai-gerai untuk servisnya.

 

Kalau mau lebih yakin ya coba cek aja di websitenya.

  1. Apple
  2. Asus
  3. Lenovo
  4. Acer
  5. Toshiba
  6. Yang lain cari sendiri.. hehe

 

 

4. Tentukan budget-nya berapa

Yang terakhir dan tidak kalah pentingnya adalah menentukan besaran anggaran atau kapasitas duwitnya.

Gak lucu kan kalau narget laptop yang “wah” tapi budgetnya tipis.

 

6848823919_724f516a05_b

 

Berapakah budget minimal?

 

Tidak ada batasan sih, tergantung dari laptop seperti apa yang kamu sudah tentukan.

Tapi, kalau mengikuti saran-saran saya diatas-atas tadi, setidaknya budget yang dibutuhkan adalah sekitar diatas 3 juta.

Itu sudah bisa dapat laptop yang sudah cukup lah untuk kebutuhan rata-rata.

 

 

Nah, selamat, kamu sudah bisa menentukan laptop seperti apa yang kamu cari…

Panjang banget ya prosesnya?

Bukannya apa-apa, saya cuma ingin membagi pengalaman, agar tidak banyak yang mengalami hal-hal yang saya alami dulu ketika pertama kali membeli laptop.

Sayang kan, kalau harus mengalami jatuh bangun dulu untuk tahu yang benar.

 

Jadi, kesimpulannya pada tahap pertama ini adalah :

  1. Tentukan dulu kebutuhanmu untuk apa, jangan berlebihan dan jangan kekurangan
  2. Tentukan spesifikasinya yang pas sama kamu, banyak kan ya tadi
  3. Pilih pabrikan laptop yang terpercaya
  4. Terakhir, tentukan budgetmu, jangan sampai kurang

 

Udah selesai nih?

Belum dong.. Kalau sudah tau apa yang dicari, terus nyarinya dimana?

Nah ini, hal penting juga.

 

Tahap Mencari Barangnya! Mau langsung nyari di toko-toko komputer apa nyari online aja?

Mau lanjut tahap kedua? Kita bahas disana.

 

lanjut

 

 

 

 

 

4 Comments Jangan Buang Uangmu Sia-Sia! Ini 3 Panduan Membeli Laptop Untuk Pemula

Leave a Reply